Selamat Pagi Sobat. Untuk blog pertamaku aku akan ngeisinya tentang tugas-tugasku yaitu Mencari sejarah-sejarah penerbangan sipil pada era sebelum perang dunia 1, setelah perang dunia 1 dan begitu pula pada era sebelum perang dunia ke-2 dan setelah perang dunia ke-2. Mungkin aku juga tidak banyak referensi yaa.. karena aku belum ada pada era itu...wkwkwks nah, untuk selanjutnya aku akan memberikan informasi tentang penerbangan sipil petama di Indonesia.


Sejarah penerbangan sipil di Indonesia Terjadi pada tanggal 9 Februari 1993 pada saat itu seorang keturunan Belanda yang berama J.W.E.R. Hilgers, melakukan penerbangan di atas kota Surabaya dengan pesawat Fokker. Peristiwa ini merupakan penerbangan petama di Indonesia namun, juga kecelakaan pertama di Indonesia.Pesawat itu jatuh di Desa Baliweri, dekat Surabaya. Adapun perusahaan domestik pertama yaitu K.N.I.L.M (Knonklijke Nederlands-Indische Maatchppij), yang ddirikan pada tanggal 1 November 1928 sebgai perusahaan patungan antara Deli-Maatschappij, Nederland Handel, K.l.M dan perusahaan lainnya yang mempunyai kepentingan di Indonesia dan Pemmerintah HIndia-Belanda, dengan modal sebesar 5.000.000 gulden. Pada saat itu juga penerbangan domestik pertama dibuka antara Jakarta dan Bandung dan atara jakarta dan Semarang dengan frekuensi masing-masing satu kali dalam sehari dengan jarak penerbangan 500km. Pesawat yang digunakan adalah Fokker f-7sm.
Untuk selanjutnya saya akan membahas tentang Coverensi CIAO.
 CIAO ( Civil Aviation Organization)
 Chichago Convection berlangsung di kota Chicago, Amerika Serikat pada tahun 1944, seusai Perang Dunia II di Eropa. Hampir setiap negara yang berkecimpung dalam bidang transportasi udara hadir dalam pertemuan internasional ini.Dalam Chichago Convection inilah dihasilkan kesepakatan bersama di bidang landasan angkutan udara internasional yang menjadi landasan untuk setiap peraturan yang berlaku hingga sekarang ini.Konvensi tersebut juga menghasilkan terbentuknya suatu organisasi  yang mempunyai kekuasan dan membuat peraturan yang berkaita dengan masalah penerbanga sipil,termasuk trasnportasi udara komersia serta sarana dan prasarana pendukungnya. Organisasi ini bernama International Civil Aviation Organization (ICAO). ICAO adalah suatu organisasi resmi yang berada di bawah naungan PBB dan bertugas untuk menciptakan standar pengelolaan sarana dan prasarana navigasi udara, termasuk hukum-hukum internasional yang berkaitan dengan transportasi udara. Kantor Pusat ICAO berada di Montreal, Kanada.
(FX. WIDADI A. Suwarno. Tata Operasi Darat)


  Menurut sorang pengamat trasportasi sperti dikutip sebuah harian di ibu Kota, jeleknya citra safety (keselamatan) penerbangan di negara kita menyebabkan maskapai penerbangan di negera nasional menjadi paria di langit global. Tidak hanya dilarang Uni Eropa, otorotas penerbangan sipil Korea Selatan serta Arab Saudi turut meminta klarifiksi. Menurut ada 3 hal yang menyebabkan terpuruknya citra safety penerbangan Indonesia.
1.Kebijakan deregulasi pada tahun 1990-an
2.Tidak efektifnya penegakan peraturan safety di dalam negeri
3.Kebijakan baru pememerintah yang menerapkan tingkat safety maskapai nasional.
 Sejarah penerbangan Indonesia. PAda tahun 2000, kita hanya mempunyai lima maskapai dan mengangkut sektar 10 juta penumpang. Angka ini melonjak pada tahun 2006 menjadi 25 maspai dan 30 juta penumpang. Pada tahun 2010 jumlah penumpang diprediksi mencapai 70 juta.
 Pada periode 1995-2005, Indonesia mencatat 3,1 kecelakaan pesawat dari satu juta keberangkatan. Angka ini kelihatan ecil, tetapi relatif sangat tinggi dibandingkan angka rata-rata di dunia sebesar 0,89 kecelakaan per satu juta keberangkatan. Artinya, kemungkinan seorang pengguna jasa penerbangan di Indonesia mengalami kecelakan pesawat hampitr 35 kali lipat kemungkinan pengguna jasa rata-rata di dunia. KEselamatan penerbangan sipil terkat dengan kebijakan-kebijakan yang tidak komprehensif dan penegakan regulsi yang tidak efektif. 
Sejarah Penerbangan (Awal) Pada awal 400 SM, seorang sarjana Yunani, membangun sebuah merpati kayu yang bergerak melalui udara. Sekitar 300 SM, layang-layang yang dikembangkan Cina berbentuk glider, (Terbang layang) yang jauh di kemudian hari dalam sejarah memungkinkan manusia untuk terbang di dalamnya Pada Abad 200 SM Archimedes menemukan prinsip Apung, yang menyatakan bagaimana dan kenapa objek bisa mengapung di cairan. Tahun 1290 Roger Bacon mengemukakan teori bahwa udara seperti air, benda padat jika dibangun sedemikian rupa bisa mengapung diudara Tahun 1500 an Leonardo Da Vinci membuat desain mesin terbang yang memanfaatkan kepakan sayap untuk bisa terbang (Meniru Burung) yang dinamai Ornit.

Sumber Refernsi:

Pelangi Dirgatara. Chappy Hakim 
http://slideplayer.info/slide/1986315/

Sampai siang hari ini, kontingen Jawa Barat sementara berada di puncak perolehan medali terbanyak pada PON XIX. Mereka telah meraih 3 medali emas.

Secara keseluruhan Jabar sudah meraih tujuh medali yang terdiri dari 3 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Salah satu medali emas Jabar disumbangkan oleh atlet renang Raina Saumi yang berhasil menjalankan tugasnya untuk kontingennya dan pulang dengan bangga.

Tampil di kelas 400 meter perorangan gaya bebas putri di Gelanggang Kolam Renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), pada Rabu sore kemarin, Raina sukses mengalahkan para saingannya termasik atlet Olimpiade, Yessy Yosaputra.

"Alhamdulillah, bangga sekali bisa memberikan medali emas bagi Jawa Barat. Haru campur senang. Apalagi menjadi orang pertama yang menyumbang medali emas," kata Raina, dikutip dari laman resmi PON XIX 2016.

Namun neskipun demikian, Raina tak mau berpuas diri. Dia masih punya kesempatan meraih banyak medali di event olahraga terbesar di Indonesia ini. "Masih ada beberapa nomor yang harus saya ikuti. Targetnya pasti medali emas," katanya.

Sementara itu, di posisi kedua klasemen ada kontingen Jawa Timur dengan 6 medali: 2 emas, 2 perunggu dan 2 perak. Adapun di tempat ketiga ada kontingen Banten yang telah meraih 2 emas.

Agar anda tau informasi lebih lanjut tentang PON 2016 silahkan saksikan di Inews,MNCTV atau stasiun tv lain yang menyiarkan tayangan olahraga ini.

Pada saat ini semua cabang olahraga yang ada di indoneaia sedang berpesta lewat PON (Pekan Olahraga Nasional) yang ke XIX (19). Pada ajang ini Jawa Timur berhasil mendapatkan emas pertamanya diajang PON 2016 lewat olahraga Renang. Emas pertama ini sekaligus menambah peserta lain dari jawa timur untuk mendapatkan emas-emas yang lain lewat olahraga yang lainnya.

Ressa Kania Dewi menyumbangkan emas di Renang 200 M gaya ganti perorangan putri.

Ressa Kania Dewi membubuhkan catatan waktu 2 m 19.12 s di final ketiga cabang renang 200 M gaya ganti perorangan putri.

Di urutan kedua, ada Patria Yasita yang meraih perak. Patria memiliki catatan waktu 2 m 23,43 s.